Menu & Search
Bagaimana Points dan Miles Mengubah Hidup Seseorang

Bagaimana Points dan Miles Mengubah Hidup Seseorang

Points dan Miles telah mengubah banyak orang menjadi lebih baik dalam berbagai cara. Tidak hanya bisa melakukan perjalanan tanpa harus khawatir dengan biaya, tetapi juga dapat melakukan perjalanan yang mewah, seperti terbang dengan business atau first class menjadi lebih sering.   

Semua hal itu bisa dilakukan hanya dengan menukar points dengan nilai yang maksimum. Valuasi sangat berguna bagi pemula atau yang sudah profesional untuk menganalisa transaksi.

Ada baiknya memilih waktu yang tepat untuk menggunakan points, kapan menukarkan points ke miles, dan waktu yang tepat untuk membayar dengan uang tunai. Hal ini penting dilakukan agar tidak sia-sia dalam menemukan perjalanan yang sesuai keinginan dengan biaya yang rendah.

Valuasi juga sangat membantu untuk dapat membandingkan antar program loyalty dari berbagai perusahaan, karena tidak ada dua jenis points yang dibuat sama.

Misalnya, salah satu bank internasional yang ada di Indonesia ini, Citibank, mempunyai kartu kredit “Citi Premiermiles Card” yang menawarkan setiap transaksi Rp 8.750 mendapatkan 1 Miles untuk pembelanjaan di dalam negeri, sedangkan pembelanjaan atau transaksi di luar negeri Rp 5.000 mendapatkan 1 Miles.

Beda halnya dengan dari bank lain seperti UOB, kartu kredit “UOB PRVI Miles” mempunyai hitungan dengan 1 Airline Miles sama dengan Rp 3500 untuk transaksi di luar negeri, dan untuk di dalam negeri 1 Airline Miles sama dengan Rp 7000.

Jadi tinggal kamu yang memutuskan, mana program loyalty yang sesuai dengan kebutuhan. Usahakan hanya memiliki kartu kredit satu atau dua, hal ini agar kamu fokus dalam mengumpulkan points.

Pengalaman Teman Loyal Hackers

Sebagian orang mungkin tidak menggunakan Miles untuk bepergian, namun ada salah satu teman Loyal Hackers yang sering bepergian bercerita bahwa Ia pernah melakukan perjalanan dengan Business Class dari Amerika Serikat ke Hong Kong hanya mengeluarkan biaya tidak lebih dari Rp500 ribu.

Dengan cerita ini, bisa dilihat bahwa valuasi dari Miles sangat berharga ketika ingin menikmati penerbangan dengan kelas yang lebih tinggi. Hanya menukarkan miles yang dimiliki, kamu bisa terbang dengan biaya yang sangat rendah.

Singapore Airlines Suites A380

Pada tahun lalu, Ia pergi ke Los Angeles, Amerika Serikat dari Jakarta dengan penerbangan First Class hanya mengeluarkan biaya US$ 360 atau sekitar Rp 5 juta. Padahal biaya aslinya untuk sekali perjalanan sebesar US$ 7.100 atau sekitar Rp 99.400.000 (US$1=Rp 14.000). Murah bukan?

Perjalanan ini, Ia menggunakan Singapore Airlines dengan pesawat Airbus A380, dan maskapai ini tergabung dengan Star Alliance.

Selain itu, ia juga pernah melakukan perjalanan dari Los Angeles, Amerika Serikat ke Hong Kong dengan Business Class hanya mengeluarkan biaya tambahan sebesar US$35 atau sekitar Rp 490 ribu. Ia menaiki maskapai Cathay Pacific yang tergabung dalam OneWorld dengan kursi Business Class.  

Bagaimana dengan perjalanan ini? Apakah tertarik untuk mencobanya? Selain itu, ia juga pernah menginap di hotel tanpa biaya alias gratis.

Ketika menginap di London, teman Loyal Hackers ini juga bercerita bahwa tidak mengeluarkan biaya sama sekali untuk menginap di The London Edition Hotel. Padahal biaya untuk menginap satu malam sebesar US$677 atau sekitar Rp 9,5 juta.

Keseluruhan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit dari biaya aslinya karena, Ia redeem atau menukarkan points reward kartu kredit ke Miles untuk terbang dan menukarkan points kartu kredit ke Starwood Preferred Guest (SPG) untuk menginap di hotel.

Kamar di The London Edition Hotel

Jadi, itulah mengapa teman Loyal Hackers bisa melakukan perjalanan dengan biaya rendah serta menginap gratis di hotel. Bagaimana dengan kamu, apakah sudah menukarkan points reward dengan Miles atau Points lain?

Share

0 Comments