Menu & Search
[Review] Melihat Indahnya Bintang di Bubble Hotel Bali

[Review] Melihat Indahnya Bintang di Bubble Hotel Bali

Melihat bintang di malam hari, mendengar deru ombak setiap waktu, dan merasakan hidup di pinggir pantai bisa kamu lakukan di Bubble Hotel Bali.

Kamu bisa merasakan semua itu dengan waktu sekitar 1,5 jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali yang berjarak sekitar 20 kilometer.

Untuk pengalaman menginap di hotel ini, salah satu teman Loyal Hackers, Ivan Sebastian akan bercerita bagaimana rasanya menginap di Bubble Hotel Bali, dari awal mengetahui Bubble Hotel sampai dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk menginap. Yuk, simak ceritanya.

BACA: Flying Garuda Indonesia Vintage Experience
BACA: Travel ke Bali dengan Hotel Points dan Airlines Miles

Informasi Hotel

Saya pertama kali tahu tentang Bubble hotel melalui internet. Browsing-browsing ke beberapa situs web booking hotel, lalu setelah beberapa waktu, saya mendapatkan hotel yang mempunyai konsep unik dan cocok bagi saya yang ingin jauh dari kebisingan.

Bahkan review dari situs web booking hotel AirBnB ini, hotelnya sangat baik. Selain itu, saya juga melihat di Instagram, hotel ini sangat cocok untuk foto-foto atau Instagramable. Cocok bagi saya yang ingin mempunyai foto kenangan tak terlupakan.

Setelah saya pertimbangkan dengan beberapa pilihan hotel di Bali, akhirnya saya pilih hotel ini. Saya booking Bubble Hotel Bali dengan harga Rp1,2 juta (harga dapat berubah-ubah tergantung dari tanggal kamu booking).

Setelah itu, saya mempersiapkan tiket pesawat untuk berangkat menuju kesana. pilihan saya jatuh di Citilink karena waktu itu saya mendapatkan harga tidak terlalu mahal.

Perjalanan

Ok, saya mulai perjalanan saya dengan naik pesawat Citilink seharga Rp800.000 sekali jalan. Sesampainya di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, saya langsung menuju kesana hotel dengan taksi online. 

Membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan untuk sampai di lokasi titik temu, dekat hotel Plenilunio, dan biaya yang saya harus bayar untuk taksi online sekitar Rp180.000, saya dapat harga tersebut karena pas jam sibuk.

Untuk menuju Bubble Hotel, saya harus janjian dengan penjaga hotel yang lokasinya dekat dengan pantai Nyang Nyang, Bali. Selain itu, lokasi pertemuan juga dekat dengan Bulvgari Hotel. Oh iya, lokasi pertemuannya dari jalan utama, sekitar 10 menit, gangnya hanya masuk satu mobil.

Sampai di lokasi titik temu, kamu harus berjalan melewati hutan dan tebing sekitar 30 menit untuk menuju Bubble Hotel. Jangan khawatir, baru 5 menit berjalan, kamu bisa istirahat untuk makan dan minum sebelum melanjutkan trekking.

Pemandangan Pantai di Perjalanan Menuju Bubble Hotel – via Ivan Sebastian

Oh iya, jalan yang dilalui tidak bisa menggunakan sendal ya. Karena jalan sedikit licin terutama ketika musim hujan. Jadi sebaiknya menggunakan sepatu agar trekking kamu mudah sampai tujuan.

Sesampainya di lokasi Bubble Hotel (jam 14.00), ternyata hotel ini sesuai dengan ekspektasi saya, bahkan lebih. Kenapa saya bilang lebih dari ekspektasi, karena ketika melihat di internet kamu tidak bisa merasakan secara langsung. Saya melihat hotel ini benar-benar bisa membuat kamu merasakan indahnya pantai dan alam.

Hotel

Hotel ini memiliki beberapa fasilitas yang cukup. Ada wifi, AC (walaupun kecil), dan toilet yang jaraknya sekitar -/+ 30 meter dari Bubble Hotel. Selain itu, ada juga colokan listrik untuk kamu mengisi daya telepon.

Nah, untuk sinyal telepon, nampaknya kamu akan kesulitan untuk mendapatkannya. Jadi kamu hanya bisa menggunakan wifi untuk komunikasi dengan penjaga hotel.

Bubble Hotel Bali – via Ivan Sebastian

Hotel ini memiliki privasi yang sangat terjaga, karena letak Bubble Hotel satu dengan yang lainnya berjarak 500 meter.  Di hotel ini kamu bisa baca buku, menenangkan diri, meditasi, foto-foto, dan quality time bersama pasangan.

Untuk makan malam kamu akan diantar ke lokasi sekitar jam 19.00 WITA, tapi kamu harus order sebelum jam 17.00 WITA, ya. Sedangkan untuk sarapan, tenang saja sarapan kamu akan diantar sekitar jam 09.00 WITA, tapi kalau mau lebih pagi sarapannya, kamu harus berjalan ke atas untuk mengambilnya.

Jika kamu merasa harus ke toilet, kamu harus berjalan sekitar 30 meter dari Bubble Hotel. Untuk hal ini, sebaiknya sebelum malam tiba, kamu ke toilet terlebih dahulu.

Pantai di Dekat Bubble Hotel – via Ivan Sebastian

BACA: Daftar Airlines di Terminal Bandara Soekarno Hatta Terbaru
BACA: Punya Poin Klub Bunda SGM Bisa Dapat Motor Matik

Kelebihan dan Kekurangan

Jujur saja, hotel ini sangat cocok untuk kamu yang suka dengan alam khususnya pantai. Kalau kamu tipe orang yang suka dengan hotel berbintang atau memiliki banyak fasilitas, tempat ini tidak cocok untuk kamu. Berikut kekurangan dan kelebihan yang perlu kamu ketahui.

Kekurangan
– Pada siang hari akan terasa panas banget di dalam bubble hotel, karena direct sunlight.
– Toilet jauh di dalam hutan sekitar 30 meter, dan terbuka.
– AC terlalu kecil dan kurang dingin.
– Tidak cocok untuk orang yang takut tempat terbuka.
– Kalau hujan, di sekitar Bubble becek.
– Keluar masuk Bubble agak ribet karena ada ruang isolasi.
– Pantai tidak dianjurkan untuk orang yang tidak bisa berenang, karena ombaknya besar dan lautnya dalam.
– Tidak ada sinyal handphone.
– Jika kamu ingin pulang sebelum waktunya, kamu harus bayar Rp200 ribu.
– Tidak cocok untuk anak kecil.

Kelebihan
– Ketenangan, cocok untuk orang yang butuh lepas dari kebisingan dan kesibukan sehari-hari.
– Cocok untuk honeymoon dan adventure.
– Instagramable
– Melihat bintang di malam hari sambil tiduran.
– Menyatu dengan Alam.
– Ada pondok atau gazebo di sekitar hotel yang bisa digunakan untuk berteduh atau santai.

Catatan:

  • Jika saya harus kembali ke hotel ini, mungkin hotel perlu menyediakan air minum yang lebih banyak. Karena tidak ada toko untuk membeli air minum.
  • Oh iya, untuk pulang kamu harus keluar dari area penjemputan sekitar 1-2 kilometer. Hal ini karena, di daerah penjemputan tersebut, taksi online tidak boleh ambil order atau penumpang. Namun, kamu bisa minta tolong petugas hotel untuk mengantarkan naik motor ke lokasi yang bisa pesan taksi online.
  • Terakhir, disarankan jangan bawa koper ke hotel ini (bawa backpack saja), karena perjalanan kesana sangat berat.

Last but Not Least

Hotel ini sangat worth it untuk kamu yang ingin mempunyai pengalaman hidup menginap di hotel yang sangat unik dengan pemandangan terbuka.

Untuk informasi lain terkait loyalty program, yuk baca artikel lainnya di Loyal Hackers!

Share

0 Comments