Menu & Search
Pendapatan Bagasi Maskapai Dunia Naik 110%

Pendapatan Bagasi Maskapai Dunia Naik 110%

Menurut laporan dari IdeaWorksCompany dan CarTrawler, Maskapai penerbangan di seluruh dunia memperoleh sekitar US$28,1 miliar dalam pendapatan dari biaya bagasi pada tahun 2018. Kalau dilihat dari tahun 2014, ada peningkatan sebesar 110%.

Studi ini memperkirakan pendapatan tambahan pada US$92,9 miliar untuk 2018, berdasarkan 175 maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Selain itu, laporan Pendapatan Perkiraan Biaya Bagasi CarTrawler Global telah mengidentifikasi bahwa biaya bagasi menyumbang 3,2% dari pendapatan maskapai global.

Meskipun tidak mengherankan bahwa kebijakan biaya bagasi adalah ciri khas dari maskapai berbiaya rendah untuk menghasilkan pendapatan tinggi, perkembangan yang lebih mengejutkan dalam dua tahun terakhir adalah penerapan biaya tas oleh beberapa maskapai jaringan global terkemuka di dunia.

Aileen McCormack, Chief Commercial Officer, CarTrawler, mengatakan: “Nilai pendapatan à la carte maskapai penerbangan, atau tambahan opsional yang dapat ditambahkan pelanggan ke tarif dasar penerbangan mereka, telah meningkat secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, meningkat 128% antara 2014 dan 2018.”

BACA: 

[Review] Melihat Indahnya Bintang di Bubble Hotel Bali

Moxy NYC Times Square: The Smallest Hipster Room

Pilih Poin atau Miles Booking Hotel Pakai Agoda PointsMAX

[Infografis] Pakai Krisflyer Miles Bisa Liburan Gratis ke Negara Ini

 

Jadi, tidak mengherankan bahwa pendapatan biaya bagasi telah tumbuh dengan margin yang sangat besar, baik dalam hal keuangan maupun sebagai persentase dari pendapatan maskapai global secara keseluruhan.

Dilihat dari 20 maskapai teratas dunia, penelitian ini mengungkapkan bahwa saat ini hanya separuh dari maskapai yang mengandalkan metode tradisional termasuk memasukkan bagasi di dalam tarif. Setengah lainnya telah menerapkan biaya tas pada sebagian atau keseluruhan jaringan rute mereka.

Dalam beberapa kasus, konsumen dapat menghindari biaya tas dengan mengajukan kartu kredit co-branded maskapai. Di AS dan Kanada kartu-kartu ini biasanya membebaskan biaya untuk tas yang diperiksa pertama kali.

Anggota loyalitas dengan status elit pada maskapai yang berbasis di AS dan Kanada menerima manfaat tas secara gratis, tetapi maskapai di luar AS dan Kanada tidak selalu menyertakan manfaat ini.

Dilansir laman Future Travel Experience, penelitian ini menyimpulkan bahwa sedikit demi sedikit, maskapai penerbangan tradisional di Afrika, Asia dan Amerika Latin diharapkan untuk menguji metode ekonomi dasar saat mereka bekerja untuk mengatasi tantangan ekonomi global yang melambat dan ancaman yang selalu ada dari maskapai penerbangan biaya rendah.

Untuk informasi terkait loyalty program dan artikel lainnya, yuk baca di Loyal Hackers!

Share

0 Comments