Menu & Search
[Review] Asiana Airlines Business Class A350-900

[Review] Asiana Airlines Business Class A350-900

Aria Sarlito akan memberikan review Asiana Business Class A350-900. Mulai 27 Oktober 2019 nanti, Asiana Airlines akan mengupgrde rute Jakarta-Incheon dengan pesawat Airbus A350-900. Ini berarti terjadi peningkatan dalam segi produk, terlebih untuk produk Business Smartium dengan fully flat bed dan direct aisle access dan layanan Wi-Fi onboard.

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mencoba Business Smartium di Asiana Airlines A350 pada penerbangan Incheon ke Hanoi.

Lounge

Asiana Airlines memiliki dua lounge di Terminal 1 Bandara Internasional Incheon, yaitu Asiana Business Lounge East dekat Gate 11 dan Central dekat Gate 26. Semuanya berada di Lantai 4, satu lantai diatas lantai keberangkatan.

Untuk mengakses lounge ini, kita dapat melakukannya dengan scan boarding pass. Lounge Asiana Business ini lumayan besar dengan banyak pilihan makanan buffet dan minuman, juga terdapat kursi pijat dan toilet serta beberapa shower room di dalam lounge.

Boarding

Penerbangan saya ke Hanoi pagi itu berangkat dari Gate 19. Proses boarding telah berlangsung ketika saya tiba di Gate. Saya langsung menuju ke pesawat dan duduk di kursi no 6K.

Bantal dan selimut sudah tersedia di kursi. Awak kabin menawarkan minuman pembuka. Saya memilih champagne untuk memulai penerbangan ini.

Kabin pesawat

Business Smartium di Airbus A350-900 Asiana Airlines terdiri dari 28 kursi, 7 baris dengan konfigurasi stagerred 1-2-1 setiap barisnya. Kursinya mirip dengan produk Business Class di Boeing 777-300ER Garuda Indonesia.

Kursinya bisa direbahkan menjadi full flat bed dan memiliki akses langsung keluar ke gang untuk semua kursinya. Jarak antar kursinya sekitar 77 inci dan lebar kursinya 22 inci. Jika kalian melakukan perjalanan sendirian, bisa memilih kursi di 2, 4, 6 A atau K. Dan jika kalian bepergian berpasangan sangat ideal untuk duduk di 1, 3, 5, 7 E dan F.

Setiap kursi juga dilengkapi lengan layar monitor pribadi berukuran 18,5 inci dengan pilihan hiburan yang sedikit lebih banyak dibandingkan dengan hiburan yang ditawarkan di Airbus A330.

Penerbangan

Penerbangan Asiana Airlines OZ729 ke Hanoi akan ditempuh dalam waktu 4 jam dan 20 menit. Pesawat berangkat 5 menit dibelakang jadwal dan mengudara 15 menit kemudian.

Dalam penerbangan disajikan makan siang. Menu makanan dan minuman dibagikan dan awak kabin berkeliling untuk menanyakan pilihan makanan utama dan minuman penyerta.

Diawali dengan makanan pembuka berupa Tomato Farci Salad, diikuti oleh makanan utama dengan pilihan Beef Bulgogi, Chinese style seafood atau Mushroom Omelette lalu Cheese platter dan diakhiri dengan makanan penutup berupa Multi Grain cake dan secangkir kopi.

Amenity kit di toilet Business Class Asiana Airlines menggunakan produk Verbena dari L’Occitane.

Pesawat tiba di Hanoi tepat waktu dan langsung menuju ke gate.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, produk Business Smartium Asiana Airlines cukup baik, jauh lebih baik jika dibandingkan produk Business Class di Airbus A330 yang selama ini mereka gunakan untuk penerbangan ke Jakarta. Keramahan dan kesigapan awak kabin Asiana merupakan salah satu yang terbaik.

Hanya saja masih terdapat beberapa kekurangan yang menurut saya bisa diperbaiki seperti ukuran bantal yang kurang besar dan kenyamanan selimut yang terlalu tipis untuk penerbangan overnight serta pilihan hiburan seperti film dan musik yang kurang banyak.

Bila ingin mencoba Airbus A350-900 Asiana Airlines, kalian bisa mulai memesan penerbangan OZ762 dari Jakarta ke Incheon mulai tanggal 27 Oktober mendatang. Selamat mencoba!

Mau tahu artikel tentang points-hacking lainnya. Simak terus di Loyal Hackers!

Share

0 Comments