Menu & Search
[Review] Premium Economy EVA Air

[Review] Premium Economy EVA Air

EVA Air adalah salah satu airlines Taiwan merupakan anak perusahaan dari Evergreen Group. Pada saat mereka sedang mengadakan promo premium economy beberapa saat yang lalu, saya berhasil membeli tiket CGK-LAX dengan harga yang lumayan miring.

BOOKING

Saya membeli tiket ini di Traveloka. Ternyata saat EVA Air mengadakan promo premium economy, promo ini tidak hanya berlaku di website EVA Air tetapi juga berlaku di Traveloka. Menariknya lagi, selain mendapatkan promo dari airlines, kamu masih bisa mendapatkan discount tambahan dari promo Traveloka.

Check In

Sayangnya EVA Air tidak menyediakan kelas premium economy untuk rute CGK-TPE. Jadi bagi para penumpang yang membeli tiket premium economy seperti saya, harus berpuas hati dengan kelas economy. Untung rute ini hanya merupakan rute penerbangan yang cukup pendek, kurang lebih hanya 7 jam.

Proses check in di Bandara Soekarno Hatta terminal 3 tidak begitu menyenangkan, prosesnya lumayan lama. Padahal saya sudah melakukan online check in sebelumnya, tetapi karena tidak ada antrian khusus untuk baggage drop, semua penumpang EVA Air harus mengantri bersama penumpang-penumpang lain yang belum online check in. Karena hal ini, saya merekomendasikan untuk dateng ke airport 3 jam lebih awal saat masa liburan seperti ini, antisipasi antrian yang bakal panjang banget.

Selesai melakukan check in, saya berpindah ke antirian security dan imigrasi. Antrian security cukup panjang, tapi sedikit terbantu karena antrian dipisah antara lelaki dan perempuan. Pada saat imigrasi, saya langsung menuju ke auto gate, karena antriannya jauh lebih pendek dan saya tahu paspor saya sudah terdaftar di system auto gate.

Setelah melewati segala jenis antrian yang ada, saya hanya memiliki sisa waktu 30 menit sebelum dipanggil boarding. Saya memutuskan untuk tidak mencoba lounge yang ada.

CGK – TPE

Detail Penerbangan

  • Jenis Pesawat: Airbus 330-300 (twin-jet)
  • Route: Jakarta (CGK) to Taoyuan (TPE)
  • Flight Number: BR 238
  • Flight Time: 6 Jam 50 Menit
  • Seat Configuration: 2-4-2
  • Seat Numbers: 44H

 

Seat Map EVA Air A330 – Seat Guru

Saya sedikit kecewa karena EVA Air tidak memperbarui pesawat mereka di rute CGK-TPE. Padahal rute ini cukup ramai. Hal ini terlihat dari pada hari itu, tidak banyak terdapat bangku nganggur alias kosong (full flight).

EVA Air A330 – Traveloka

Untuk ukuran kelas ekonomi, bangkunya terasa cukup nyaman, gak bikin pegel buat didudukin hampir 7 jam perjalanan. Makanan dan in-flight entertainment pun terbilang standard. Cukup memadahi, tetapi masih belum sebaik SQ Airbus 350-900. Karena kurang menarik saya tidak foto terlalu banyak.

TPE – LAX

Detail Penerbangan

  • Jenis Pesawat: Boeing 777-300ER
  • Route: Taoyuan (TPE) ke Los Angeles (LAX)
  • Flight Number: BR 6
  • Flight Time: 12 Jam
  • Seat Configuration: 2-4-2
  • Seat Numbers: 27H

 

Seat Map EVA Air B777-300ER – Seat Guru

Setelah menginap semalam di Taipei demi menikmati Hello Kitty Jet EVA Air. Tetapi sayangnya, pada hari itu, pesawat yang saya naiki bukan Hello Kitty Jet. Sempat sedikit kecewa, tetapi saya masih sangat excited karena saya membeli tiket premium economy. Saya ingin mencoba premium economy EVA Air.

Check In

Proses check in sangat cepat karena saya minta baggage saya untuk langsung diteruska ke Los Angeles. Jadi saya tidak perlu lagi melakukan proses check in baggage di Taipei. Jadi saya langsung mengantri di security line. Security line Taoyuan International Airport pada hari itu cukup panjang, membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikan semua prosesnya.

Boarding

Proses boarding sama dengan proses boarding kalau kamu membeli tiket economy. Saya harus menunggu cukup lama untuk bisa masuk ke dalam pesawatnya. Selama menunggu saya menyempatkan diri untuk mengambil beberapa foto pesawat EVA Air yang akan saya naiki.

Cabin

Saat memasuki kabin pesawat, saya sangat excited. Walaupun di route sebelumnya, saya tidak bisa menikmati kabin yang sama, tetapi di long-haul route ini, semua fasilitas akan saya maksimalkan sampai puas (hahaha norak baru pertama kali naik premium economy). Pesawat yang saya naiki, B777-300ER merupakan pesawat lama, sehingga design cabin terasa sudah kuno dibandingkan dengan kompetitornya, salah satunya adalah China Airlines.

Setelah menemukan bangku saya, perbedaan terbesar yang saya temukan adalah ukuran bangkunya. Bangkunya lebih besar dibandingkan dengan bangku di kabin economy class. Leg room yang diberikan juga jauh lebih banyak, bagi saya yang tingginya 165 CM, pada saat duduk saya dapat menempatkan kaki saya dengan cukup nyaman. Kenyamanan semakin bertambah karena ada foot rest, jadi kaki bisa diistirahatkan dengan baik.

Selain foot rest masih banyak fasilitas lainnya seperti colokan USB dan power socket untuk mencharge handphone kalian, bantal dan selimut, headphone dengan kulalitas yang lebih baik dibandingkan earphone di kelas economy, slipper, dan juga amenity kit.

Entertainment

In flight entertainment EVA Air tidak mengecewakan. Monitor yang mereka pakai di kabil premium economy, bisa dibilang cukup besar. Sayang monitornya belum secanggih para kompetitornya, belum touch screen. Untuk mengoperasikannya, saya masih harus menggunakan remote yang disediakan.

Pilihan film yang disediakan juga banyak dan beragam. Mulai dari film-film Hollywood baru seperti Captain Marvel, Spiderman into the spider verse, sampai film-film Hollywood lama seperti J.Edgar semuanya ada. Jika kalian tidak suka nonton, ada juga beberapa game dan lagu.

Food

Beberapa saat setelah take off, para pramugari EVA Air memulai service. Pertama-tama, mereka membagikan handuk hangat kepada para penumpang. Lalu para pramugari mulai membagikan snack rice cracker dan minuman.

Setelah itu, food service dimulai. Sebelumnya para pramugari sudah membagikan menu kepada para penumpang. Pilihan lunch pada hari itu adalah antara fried fish with black pepper sauce atau roasted chicken with herb brown sauce. Saya memilih hidangan ikan.

Menurut saya, makanan yang saya pilih pada siang hari itu cukup enak. Ikannya tidak berbau amis dan sauce black peppernya tidak terlalu pedas. Sayangnya nasi putih yang ada di menu ini sedikit keras. Salad dan buahnya sangat segar dan refreshing. Secara keseluruhan saya sangat menikmati makan siang saya.

Setelah perut kenyang, para pramugari menawarkan teh atau kopi. Saya memilih teh, karena saya dengan teh yang disediakan di EVA Air sangat enak. Menurut saya, tehnya super wangi. Saya merekomendasikan kalian, jika kalian naik EVA Air coba teh mereka.

Beberapa jam sebelum sampai di Los Angeles, para pramugari memulai fod service sekali lagi. Kali ini mereka menwakan breakfast kepada para penumpang. Untuk breakfast, EVA Air menawarkan scrambled egg atau porridge. Saya memilih bubur dan tidak menyesal. Menurut saya bubur yang mereka hidangkan sangat enak, terutama abonnya. Kalau kalian penggemar bubur, bisa dicoba buburnya.

Secara keseluruhan, saya menikmati penerbangan saya dengan EVA Air. Service yang mereka berikan baik dan semua awak kabin yang saya temui sangat ramah. Makanan yang ditawarkan sesuai dengan lidah saya. Satu hal yang saya sayangkan adalah pesawat yang digunakan untuk rute Jakarta-Los Angeles bisa dibilang sudah tua dan design kabinnya terkesan kuno. Jadi image yang tertinggal adalah jadul tetapi nyaman.

Mau tahu artikel tentang points-hacking lainnya. Simak terus di Loyal Hackers!

Share

0 Comments